Menurut Kantor Berita ABNA, Kementerian Wakaf Mesir disebutkan mengambil alih kembali 4 masjid milik pemerintah yang sebelumnya dikuasai oleh kelompok Salafi Takfiri yang digunakan untuk menyebarkan pemahaman takfirisme ditengah-tengah masyarakat muslim.
Syaikh Jabir Thayi’, kepala Departemen Bagian Keagamaan Kementerian Wakaf Mesir dalam wawancaranya dengan surat kabar setempat “al-Yaum al-Sabi’” membenarkan keberadaan 4 masjid yang sebelumnya digunakan kelompok Salafi Takfiri untuk menyebarkan pemahaman-pemahaman yang menganggap sesat pemahaman lain diluar kelompok mereka, yang oleh pihak otoritas Mesir dianggap telah meresahkan masyarakat, yang karena itu kendali atas 4 masjid tersebut kembali berada dibawah kontrol pihak resmi kementerian Wakaf Mesir.
Syaikh Jabir at-Thayi’ mengatakan, “Empat masjid tersebut adalah masjid Quba, Masjid Tauhid di Faishal, Masjid Tauhid di Manshur dan Masjid Thamwah.”
“Pada perkembangan selanjutnya, masjid-masjid di seluruh wilayah Mesir akan mendapat pengawasan dari pihak terkait, agar tidak digunakan kelompok tertentu untuk menyebarkan paham-paham yang meresahkan masyarakat dan dapat memancing tersulutnya konflik horizontal antar warga. Masjid harus difungsikan sebagaimana mestinya, mengajarkan dan menyebarkan Islam yang penuh rahmat dan saling menghargai perbedaan pendapat.” tambahnya.